PT. Auri Steel Metalindo merupakan salah satu perusahaan terkemuka dalam industri baja ringan di Jawa Tengah yang memproduksi berbagai produk baja ringan seperti rangka atap baja ringan,atap galvalume, pipa kotak, atap pasir dan lain sebagainya. Auri Steel memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang unggul dalam bidang perdagangan dan industri baja ringan, serta dapat bersaing di pasar Global. Kemudian dalam mewujudkan visi tersebut Auri Steel berencana untuk semakin memperluas produksinya di Indonesia, dan memilih Kawasan Industri Kendal sebagai lokasi perluasan mereka. Alasan Utama Auri memilih Kawasan Industri Kendal (KIK) dikarenakan status Kawasan Ekonomi Khusus yang dimiliki KIK. Dengan berinvetasi di KIK terdapat banyak keuntungan investasi seperti pembebasan dan penurunan pajak, fasilitas bea masuk. Total investasi Auri Steel di Kawasan Industri Kendal sebesar USD 4.9 juta dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1000 orang setelah pabrik beroperasi penuh. 

Realisasi pembangunan pabrik Auri Steel di KIP sudah mulai dilakukan sejak awal tahun 2020. Meskipun sempat terkendala Pandemi Covid-19, soft opening pabrik baru PT. Auri Steel Metalindo di KIP dapat dilaksanakan pada hari ini, 17 Desember 2020. Acara soft opening PT. Auri Steel Metalindo dihadiri oleh Achmad Sigit Dwiwahjono (Sekretaris Jenderal Kementerian Perindsutrian), Taufiek Bawazier (Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian), Didik Purbadi (Eksekutif Direktur Kawasan Industri Kendal), dan beberapa tamu undangan dari perusahaan supplier PT Auri Steel Metalindo. Dalam pidatonya, Auripallas Pramana sebagai Direktur Utama PT. Auri Steel Metalindo menyampaikan bahwa “KIK sebagai Kawasan Ekonomi Khusus yang tentunya memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan Kawasan lainnya, tetapi kita juga memiliki confidence level yang tinggi dengan pengembangnya yaitu PT Jababeka Tbk. dan Sembcorp dari Singapura. Sebab untuk menentukan lokasi pabrik, kontinuitas dan peran pengelola sangat penting untuk keberlangsungan operasi pada jangka panjang.”

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Bapak Achmad Sigit Dwiwahjono, menyambut acara soft opening pabrik baru PT. Auri Steel Metalindo ini dengan antusiasme yang besar. “Sektor Industri Logam sebagai komponen utama pembangunan ekonomi nasional berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi melalui “added value” serta akan menjadi multiplier effect bagi aktivitas sosial ekonomi, penyerapan tenaga kerja, penghasil devisa dan pada akhirnya akan menjadi faktor pendorong (push factor) bagi peningkatan daya saing ekonomi bangsa”. Lanjutnya, “utilitas pabrik baja dalam negeri saat ini masih rendah, sehingga menyebabkan Indonesia masih harus mengimpor besi, baja dan produk turunannya. Perluasan pabrik baja ringan PT. Auri Steel Metalindo ini merupakan kabar baik bagi Industri baja di Indonesia karena dapat meningkatkan nilai produksi dalam negeri.” Sementara itu Bapak Taufiek Bawazier (Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian) menyampaikan bahwa “Perluasan fasilitas produksi PT. Auri Steel Metalindo merupakan prestasi tersendiri bagi Kawasan Industri Kendal dan Provinsi Jawa Tengah dalam kontribusinya membangun perekonomian nasional, khususnya pada sektor industri baja, di tengah masa Pandemi Covid-19 ini”Didik Purbadi selaku Eksekutif Direktur KIK juga mengungkapkan bahwa keberadaan pabrik Auri Steel di kawasan industri Kendal dapat mendukung kebutuhan permintaan akan produk besi dan baja yang terus meningkat di Jawa Tengah. kedepannya diharapkan Jawa Tengah nantinya akan lebih mandiri dalam produksi industri besi dan baja seperti Jawa Barat dan Timur. Selain itu, pabrik Auri Steel di KIP juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di Jawa Tengah, mengingat besarnya jumlah tenaga kerja yang akan terserap dari operasional pabrik ini.