Skip to main content Skip to search

Baja Ringan

Baja ringan Semarang – Baja ringan adalah baja yang berkualitas tinggi dan ringan, namun kekuatan baja tersebut tidak kalah dengan baja konvensional. Ketebalan pada baja ringan ditentukan oleh fungsinya. Penggunaan rangka baja ringan belum polpuler di Indonesia. Sehingga banyak masyarakat Indonesia yang enggan untuk menggunakan rangka atap baja ringan ini. Padahal sebenarnya, rangka ini sangat cocok untuk digunakan di wilayah Indonesia yang cenderung rawan terjadinya gempa.

Saat ini kami menyediakan baja ringan di Semarang untuk kerangka atap rumah. Bila kerangka atap rumah Anda masih terbuat dari kayu dan tampak sudah mulai lapuk, ada baiknya untuk segera beralih ke model kerangka rumah yang baru, yakni menggunakan kerangka baja ringan. Penggunaan baja ringan untuk atap rumah, jelas lebih menguntungkan. Salah satunya adalah persoalan ketahanan.

Terdapat 2 jenis baja ringan yaitu :

Auri Truss / Kaso Metal

Kaso berbahan plat baja gaya tarik tinggi (G550) / Baja Ringan yang dilapisi dengan seng dan alumunium atau sering disebut (Zincalume/Galvalume) namun ada juga yang berbahan Galvanis. Tinggi profil C ini 75 Cm panjang 6m dengan ketebalan bervariasi. Mulai dari 0.60mm, 0.65mm, 0.70mm, 0.75mm sampai dengan 1mm. Digunakan sebagai rangka atap baja ringan / kuda-kuda utama.

Reng Baja Ringan

Berbentuk trapesium, digunakan sebagai peletakan atap. Umumnya ketebalan reng 0.45mm dengan tinggi mulai dari 28mm sampai dengan 40mm, semakin tinggi profil reng maka semakin kuat. Jika anda menggunakan genteng beton / keramik disarankan menggunakan reng minimun tinggi 30mm.

AURI truss telah teruji kekuatannya seperti kanal C (besi) dan reng asimetris yang pada umumnya digunakan sebagai konstruksi dasar atap bangunan. AURI truss mempunyai profil yang presisi dan inovatif dengan adanya rusuk-rusuk pengaku yang membuat AURI truss kuat sebagai rangka konstruksi bangunan.

KEUNGGULAN BAJA RINGAN

  • Baja ringan lebih tahan lama. Bila dibandingkan dengan kerangka kayu untuk atap rumah, maka baja ringan jauh lebih awet.
  • Kekuatan baja ringan dalam menopang genteng ataupun atap seng lebih bagus dibanding kerangka kayu biasa.
  • Pengerjaannya pun lebih efisien waktu, khusus di tempat kami, kami menyediakan baja ringan yang terjamin kualitasnya sehingga tidak akan mengecewakan.

MACAM MACAM MATERIAL BAJA RINGAN

Material atap baja ringan kini banyak ragam macam nya, dari jenis material jelek hingga terbaik. Umum nya masyarakat belum mengetahui standar kualitas material terbaik tersebut,yang diketahui umumnya mereka masih beranggapan baja ringan adalah baja ringan, semua sama tanpa terlebih dahulu mengamati dengan seksama atas material yang ditawarkan oleh aplikator atau tukang pasang. Padahal baja ringan ibarat kayu dimana ada kualitas yang jelek, sedang dan bagus, baja ringan mempunyai berbagai macam jenis coating / lapisan anti karat dan kadar ketebalan lapisan anti karat. Material yang baik semestinya dari sebuah pabrikator rangka atap yang menerapkan sistem pemasangan yang jelas dan bersistem.

Jenis coating / lapisan anti karat:
a. Zincalume

Zincalume adalah baja lapis zinc (galvanis atau seng) dan alluminium dengan komposisi aluminium 55%, zinc / galvanis 43.5% dan silicon 1.5%. Adapun ketebalan coating lapisan zincalume adalah 150 gr/m2 dan 100gr/m2. Untuk mengetahui material jenis ini kita dapat mengeceknya pada setiap batang material yaitu dipastikan tercantum dotmatrik zincalume dan jika diamati maka akan terlihat tampilan aluminium yang lebih menonjol pada permukaan material di banding dengan zinc/galvanisnya. Apabila yang nampak / terlihat lapisan zinc / galvanis yang lebih menonjol maka dapat dipastikan bahwa material tersebut tidak sesuai dan tidak benar apabila dikatakan zincalume yang mempunyai kadar 55% aluminium, 43.5% zinc / galvanis dan 1.5% silikon. Lapisan yang bagus, jika dilihat juga tidak akan tampak mengkilat / transparan, jika mengkilat dan transparan berarti kadar lapisan tidak mencapai minimal 100gr/m2. Kadar lapisan tersebut yang akan mempengarui kualitas dan harga, serta umur pakai atas korosi material. Semakin tipis maka akan semakin mempercepat korosi.

b. Galvanis / Zinc / Seng

Galvanis adalah baja lapis zinc atau seng yaitu 98%-98.5% galvanis / seng dan 1.5%-2% silicon. Untuk baja lapis galvanis ini menurut ASTM (badan standarisasi di Amerika) menganjurkan baja lapis Galvanis agar kandungan coating / lapis anti karat agar lebih tebal yaitu minimal 180gr/m2 dan pada umunya yang beredar 220gr/m2. Baja lapis galvanis di anjurkan lebih tebal disebabkan lapis galvanis / seng lebih mudah korosi dibanding aluminium. Namun jika perpaduan antara AZ (alimunium dan zing / galvanis) berbanding sebalik yaitu seng lebih banyak dan aluminium lebih sedikit dan apalagi lapisan coating transparan yang berarti dibawah 100gr/m2 maka hal ini tidak banyak berarti yang artinya akan mudah korosi.

c. Galvalume

Galvalume adalah baja lapis galvanis / zinc dan aluminium, produk galvalume di Indonesia sudah dipastikan banyak beredar karena selain harga lebih murah dan banyak jenis merek / profilnya. Baja galvalume ini banyak berasal dari Vietnam, Taiwan, China dan Thailand yang konon kualitas coating/lapisan banyak yang tidak standar. Banyaknya baja galvalum yang beredar juga disebabkan bahan baku galvalume import tersebut lebih murah jika dibandingkan baja zincalume yang berasal dari dalam negeri (BlueScope Steel Indonesia). Murahnya baja galvalum tersebut dipengaruhi oleh standar coating / lapisan anti karat yang merekat pada material baja tersebut yaitu lebih tipis / transparan dan kandungan campuran galvanis / seng lebih banyak dibanding aluminiumnya.

d. MAZ

MAZ yaitu baja lapis magnesium, aluminum dan zinc, baja lapis ini lebih baik dari ketiga jenis material di atas dan harga jauh lebih mahal dan belum banyak beredar di Indonesia, cocok pepatah mengatakan ada harga ada rupa / kualitas.

CARA MEMASANG RANGKA ATAP BAJA RINGAN

Baja Ringan adalah rangka atap yang terbuat dari material baja bermutu tinggi yakni Hi-Ten G550 berlapis zinc dan aluminuim. Baja dibentuk hingga tipis dan ditarik untuk memenuhi kekuatan yang sesuai dengan standar sehingga bisa diinjak dan mampu menahan genteng serta plafon hingga di atas 10 tahun.

Untuk memasang atap baja ringan ini, hal pertama yang dilakukan adalah membuat kuda – kuda sebagai rangka utama dan gording. Lempengan atau profil ini bisa dibentuk “U” terbalik atau “I”. Setelah memasang kuda – kuda, tahap berikutnya adalah memasang reng. Reng merupakan pengikat kuda – kuda dan juga gording dengan posisinya melintang tepat di atas kuda – kuda serta gording.

Kuda – kuda dan gording akan diikat dengan reng sehingga membentuk kerangka yang kuat dan kokoh. Lempengan reng sendiri memiliki bentuk dan ukuran yang paling kecil karena berfungsi sebagai penahan genteng juga pengatur jarak barisan genteng sehingga genteng lebih rapih dan juga lebih mencengkram. Berikut ini adalah gambar ilustrasi untuk memasang rangka atap baja ringan :

1. Pembuatan Kuda – Kuda Terdiri Dari a, b, c

a. Sambungan Atas Baja Ringan ( Top Chord )

b. Tumpuan Baja Ringan Pada Dinding ( Pitching Point )

c. Skor Pengaku ( Web )

2. Mendudukkan Baja Ringan Pada Dinding Memakai Bracket L

Dipasang pada daerah Pitching Point. Produk Bracket L ada yang buatan pabrik atau juga bisa dibentuk sendiri dengan menggunakan profil C. Dipasang di dinding atau ring balok menggunakan dynabolt.

3. Memasang Reng Baja Ringan Dengan Profil Reng

Dipasang di atas kuda – kuda baja ringan dengan jarak pemasangan disesuaikan dengan jenis atap penutup yang akan dipakai.

4. Memasang Lisplang

Bisa menggunakan lisplang GRC atau lisplang polos dan urat kayu

5. Memasang Atap Penutup

Untuk atap bisa menggunakan genteng keramik, genteng batu, genteng metal pasir atau non pasir, dan sebagainya