Sebagian besar rumah minimalis dan pabrik biasanya menggunakan material baja ringan. Pemilihan material baja ringan karena terbukti kuat dan kuatnya sebanding dengan baja konvensional. Kerangka atap baja ringan pun mempunyai kelebihan yaitu mampu bertahan hingga 20 tahun dan mengandung bahan mutu tinggi dengan lapisan zinc dan alumunium.

Untuk pemasangan baja ringan sendiri tidak memakan waktu lama dan relatif bersih karena tidak terdapat banyak sisa pemotongan sehingga menjadi salah satu pilihan untuk konstruksi rumah maupun pabrik. Berikut tips pemasangan atap baja ringan yang baik dan benar :

Bentuk Atap Baja Ringan

Tentukan bentuk atap yang akan dibangun sehingga terdapat unsur keamanan dan estetika atap .

Persiapkan Gambar Kerja

Persiapkan gambar kerja berupa denah secara menyeluruh karena menentukan jarak /kebutuhan kuda – kuda, kebutuhan usuk, kebutuhan reng hingga kebutuhan genteng.

 

Bahan Baja Ringan Berlabel SNI

Untuk keamanan bangunan,maka bahan baja ringan yang digunakan akan lebih baik apabila telah memenuhi Standar Nasional Indonesia ( SNI ). Bertanya lebih dahulu kepada penjual, dan apabila membeli baja ringan langsung dari produsen, lebih baik meminta surat yang menyatakan bahwa produk telah ber- SNI.

Tentukan terlebih dahulu jenis Penutup Atap

Ketebalan baja ringan ditentukan oleh jenis penutup atap yang akan digunakan, semakin berat genteng yang dipakai maka membutuhkan ketebalan baja ringan yang lumayan tinggi.

 

Hal di atas adalah beberapa tips untuk pemasangan atap baja ringan untuk membantu menjawab pertanyaan – pertanyaan yang sering ditanyakan, semoga membantu !!!